logo lingua-learn

Apa Itu Language Assessment? Kenalan Dulu Sebelum Tes! | Lingua Learn

Apa Itu Language Assessment

Table Of Contents

Pernah nggak sih kamu ditanya, “kemampuan bahasa Inggris kamu level berapa?” dan kamu bingung mau jawab apa?

Atau mungkin kamu lagi prepare daftar beasiswa, melamar kerja di perusahaan internasional, atau pengen masuk kelas bahasa di level yang tepat, tapi nggak tahu harus mulai dari mana? Nah, di situlah language assessment masuk.

Jadi, Apa Itu Language Assessment?

Secara simpel, language assessment adalah cara untuk mengukur kemampuan berbahasa seseorang. Kemampuan bahasa itu sifatnya abstrak, nggak bisa dilihat langsung seperti tinggi badan atau berat badan.

Makanya dibutuhkan sebuah alat ukur yang bisa memberikan gambaran yang lebih objektif tentang sejauh mana seseorang bisa memahami, berbicara, membaca, atau menulis dalam suatu bahasa.

Assessment ini bisa berupa tes formal seperti IELTS atau TOEFL, bisa juga berupa evaluasi informal seperti placement test di awal kursus. Intinya, tujuannya sama: memotret kemampuan bahasa seseorang di titik tertentu.

Kenapa Language Assessment Itu Penting?

Bayangkan kamu ikut kursus bahasa Jepang tanpa tahu level kamu di mana. Kalau ternyata kamu masuk kelas yang terlalu mudah, kamu bakal bosan.

Kalau terlalu susah, kamu bakal kewalahan dan frustrasi. Language assessment membantu menghindari dua skenario itu.

Selain itu, assessment juga penting untuk keperluan lain:

  • Akademik

Banyak universitas luar negeri yang mensyaratkan skor IELTS atau TOEFL sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswanya.

  • Profesional

Sebagian perusahaan, terutama yang beroperasi secara internasional, menggunakan hasil tes bahasa sebagai salah satu pertimbangan rekrutmen.

  • Beasiswa

Program beasiswa seperti LPDP atau Erasmus+ umumnya mewajibkan sertifikat kemampuan bahasa sebagai bagian dari persyaratan.

  • Kursus

Lembaga kursus bahasa yang baik biasanya melakukan assessment awal untuk menempatkan peserta di level yang paling sesuai.

Jenis-Jenis Language Assessment

Language assessment itu nggak cuma satu bentuk. Ada beberapa jenis yang umum dipakai tergantung tujuannya:

1. Placement Test

Ini yang paling sering ditemui di awal kursus bahasa. Tujuannya bukan untuk menilai lulus atau tidak lulus, tapi untuk menentukan kamu harus mulai dari level mana. Santai saja menghadapinya karena semakin jujur hasilnya, semakin tepat penempatan kelasnya.

2. Proficiency Test

Tes ini mengukur kemampuan bahasa secara keseluruhan, lepas dari program belajar tertentu. Contohnya IELTS, TOEFL untuk bahasa Inggris, JLPT untuk bahasa Jepang, HSK untuk Mandarin, TOPIK untuk Korea, dan DELE untuk Spanyol. Hasilnya berupa sertifikat yang diakui secara internasional.

3. Achievement Test

Jenis ini mengukur seberapa banyak yang sudah kamu pelajari dalam suatu program atau kursus tertentu. Biasanya berbentuk ujian akhir semester atau ujian per level di lembaga kursus.

4. Diagnostic Test

Lebih spesifik dari yang lain. Diagnostic test digunakan untuk mengidentifikasi area mana yang masih lemah, misalnya grammar, pronunciation, atau listening, supaya bisa difokuskan dalam proses belajar selanjutnya.

Yang Diukur dalam Language Assessment

Sebagian besar language assessment mengukur empat skill utama yang juga sering disebut sebagai four language skills:

  • Listening; seberapa baik kamu memahami bahasa yang didengar
  • Speaking; seberapa lancar dan tepat kamu berkomunikasi secara lisan
  • Reading; seberapa baik kamu memahami teks tertulis
  • Writing; seberapa baik kamu mengekspresikan ide secara tulisan

Nggak semua tes mengukur keempat skill ini sekaligus. Ada yang fokus hanya ke satu atau dua skill tergantung kebutuhan dan jenis tesnya.

Harus Mulai dari Mana?

Kalau kamu baru mulai belajar bahasa atau mau tahu posisi kemampuanmu sekarang ada di mana, langkah pertama yang paling praktis adalah mengikuti placement test. Di Lingua Learn Indonesia, kami melakukan assessment awal untuk semua peserta baru supaya bisa masuk ke kelas yang paling sesuai dengan level dan tujuan belajarnya.

Buat kamu yang punya target spesifik seperti skor IELTS untuk daftar beasiswa atau sertifikasi bahasa Jepang untuk karier, tim kami bisa membantu kamu menyusun rencana belajar yang lebih terarah dari hasil assessment tersebut.

Language assessment bukan hal yang perlu ditakuti. Anggap saja sebagai peta yang membantu kamu tahu kamu sedang ada di mana, dan harus ke mana selanjutnya.

Share article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Need Help?
    id_IDIndonesian
    Pilih mata uang Anda